Tampilkan postingan dengan label 15 JANUARI 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 15 JANUARI 2013. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Januari 2013

Prostitusi Online Pontianak Ala 'Keyko' Masih Aman





Polda Kalbar Terkesan Enggan Tangani Kasus “Se Moi”

Selasa, 15 Januari 2013

PONTIANAK, Amarinews.com - Polda Kalbar terkesan enggan menelusuri kasus dugaan mucikari online “Keiko Pontianak” Se Moi yang saat ini sudah banyak beredar. Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar mengatakan kasus ini baru bisa ditangani Polda jika ada aduan dari korban.



“Harus ada aduan dari korban baru bisa kita proses,” ungkap AKBP Mukson kepada Amarinews.com, Selasa (15/1) melalui telepon.

Padahal menurut penelusuran Amarinews.com dalam akun facebook Se Moi, jelas tercantum sejumlah postingan dengan konten isinya sebuah bujukan terhadap para gadis-gadis untuk menjadi teman bagi tamu-tamu hotelnya. Hal ini mengarah pada sebuah ajakan kepada sejumlah pihak untuk menjadi seorang Pekerja Seks Komersial. Karena dalam postingan juga mencantumkan sejumlah nilai uang yang akan mereka terima jika ikut bergabung dalam bisnisnya haramnya.

Menanggapi hal ini Humas Polda Kalbar berkilah hal ini akan segera di selidiki. “Tim IT POLDA tetap akan melaksanakan, akan tetapi perlu adanya laporan dari korban, untuk itu kami menghimbau terhadap para korban segera melapor hal tersebut agar bisa langsung ditangani bagian Reskrim,” ujarnya

Mukson juga menambahkan pada tahun 2012 ada sekitar 37 kasus yang sedang dalam penanganan Polda. Bahkan saat ini Polda Kalbar mendapat bantuan dari negara lain. “Saat ini kita mendapat bantuan dari pihak Polisi federal Australia dalam menangani kasus trafficking,” tambahnya.

Mendengar hal ini, Ketua Yayasan Nanda Dian Nusantara, Devy Tiomana mengaku kecewa dari sikap yang ditunjukan pihak Polda, pasalnya Devy menganggap institusi penegak hukum tersebut dirasa melempem dalam menanggapi keresahan masyarakat. “Seharusnya ada inisiatif dari pihak kepolisian mempelajari kasus ini, masalah ini cukup meresahkan masyarakat, kami pun saat ini sedang mendalami kasus ini, jika benar kasus ini ada, bisa jadi akan seperti kasus keyko. Jika benar terbukti kami juga akan mendatangi POLDA untuk melaporkan kasus ini” ungkap Devy.

Menurut Devy kasus seperti ini bisa ditelusuri bila akun FB tersebut bisa dibongkar. “Itukan ada Direskrim POLDA dan Tim IT yang bertugas, jaringan ini harus dibongkar dulu kebenarannya. jika sudah tahu keberadaan pelaku dan siapa saja yang jadi korban. kasus ini baru bisa terungkap,” tegasnya

Sebelumnya Amarinews.com mendapati sebuah akun facebook ‘Se Moi’ yang menuliskan dalam profilnya adalah Mami di pelayanan yang memuaskan. Saat penelusuran lebih dalam, ternyata postingan akun tersebut berisi sebuah ajakan terhadap para pembacanya (khusus gadis remaja) untuk ikut dalam bisnis haramnya. Selain itu ada postingan lain yang berisi iming-iming sejumlah uang yang akan didapat setelah menemani tamu hotelnya dalam satu malam. bbn,edo

Link :
http://amarinews.com/polda-kalbar-terkesan-enggan-tangani-kasus-se-moi/


KPAID: Saya Berharap Polisi Lebih Aktif Bongkar Prostitusi “Online”

Selasa, 15 Januari 2013

PONTIANAK, Amarinews.com – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar, Alik R Rosyad menegaskan, Si Moi yang mencari mangsa melalui facebook, bisa dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Alik R Rosyad juga juga berkepentingan melindungi anak-anak agar tidak terjerat dalam prostitusi terselubung dan kejahatan, apa lagi yang melibatkan anak-anak yang masih dibawah umur.


“Saya yakin ada prostitusi terselubung via online, dan dia itu adalah germo atau mucikari, dan diantara sekian banyak gadis panggilan, ada anak dibawah umur,” ujarnya Selasa (15/1) di Pontianak.

Ia juga menegaskan, akan menyelidiki dan menelusuri hal tersebut. Lanjutnya lagi, KPAID wajib terlibat untuk menelusuri sejauh mana rekam jejak Si Moi. Namun, untuk melakukan tindakan lebih lanjut, Alik R Rosyad menyatakan bukan ranahnya. “Untuk menjerat Si Moi dengan UU ITE maupun UU No 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak, adalah kewenangan dari pihak kepolisian,” paparnya.

Ia juga menyatakan, walau ini bukan delik aduan tapi pihak kepolisian bisa menelusuri hal tersebut. Seperti Keyko di Surabaya, kata Alik R Rosyad, jaringannya prostitusi via online bisa terbongkar berkat penyelidikan. “Tapi mudah-mudahan pihak kepolisian tahu akan hal tersebut, dan nanti kami juga akan melaporkan Si Moi ke pihak kepolisian,” janji Ketua KPAID.

Seperti yang sudah pernah ia lakukan, melaporkan www.tokobagus.com yang memajang anak dibawah umur dan dijual jutaan rupiah yang saat ini sudah ditanggani oleh pihak kepolisian di Jakarta. edo

Link :
http://amarinews.com/kpaid-saya-berharap-polisi-lebih-aktif-bongkar-prostitusi-online/

Bus Lawan Angkot, 5 Siswa dan 2 Penumpang Umum Tewas




PADANG, - Tabrak maut antara angkutan Kota (Angkot) dengan bus travel yang terjadi di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat sekitar pukul 09.00 WIB,menewaskan tujuh orang penumpang, lima antaranya pelajar  dan dua lainya sopir angkot dan satu orang guru yang menjadi penumpang travel jurusan Padang sidempuan menuju kota Padang.

Muhammad Nizar salah seorang korban, tidak mengetahui secara pasti penyebab kecalakaan maut itu, terjadinya kecelakaan tersebut berada dikawasan  Batang Anai kabupaten Padang pariaman.
Saat peristiwa itu terjadi menurut Nizar korban  tidak mengetahui secara pasti korban mengetahui saja ketika diangkat oleh warga sekitar lokasi saja.Kondisi mobil travel sendiri mengalami kerusakan parah sedangkan mobil angkot langsung terbalik dan tidak berbentuk lagi.

Bus travel dengan nomor polisi BA 2892 FE berangkat dari Sidempuan menuju Padang dengan jumlah penumpang sebanyak delapan orang,sedangkan mobil angkot berisikan Sembilan orang.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat mobil travel yang melaju dari arah Bukittinggi menuju kota Padang, sesampainya di batas kota Padang mobi travel  mulai hilang kendali dan langsung menghantam mobil angkot yang tengah membawa para pelajar menuju sekolah di kawasan Pariaman.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun,ada beberapa orang yang langsung meninggal dunia di lokasi kejadian ketika perstiwa kecelakaan maut itu terjadi.

“Diantara penumpang travel tersebut ada beberapa orang mahasiswa Universitas Andalas serta ada dari masyarakat umum,”Ujar Nizar saat berada di rumah sakit Dr Mdjamil Padang. Kecelakaan tersebut tidak diketahui secara pasti oleh para penumpang karena seluruh penumpang yang berada di atas mobil travel tengah tertidur lelap di atas mobil.

Seluruh korban kecelakaan di rujuk menuju rumah sakit Dr Mdjamil padang, hingga saat ini informasi yang berhasil di himpun di lokasi kejadian Enam orang penumpang langsung tewas secara menganaskan di lokasi kejadian sedangkan satu korban lagi meninggal di rumah sakit Dr Mdjamil padang.

Penyebab kecelakaan sendiri hingga saat ini masih terus di selidiki Sat Lantas Polresta padang Pariaman. rio

Link :
http://amarinews.com/bus-lawan-angkot-5-siswa-dan-2-penumpang-umum-tewas/